Posts

Tiga Alasan Isi Bensin di Shell Lebih Nyaman Dibandingkan di Pertamina

Image
  Ada harga ada kualitas itu nyata adanya .           Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah jadi komoditi pokok bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki kendaraan. Setiap hari—atau dalam jangka waktu beberapa hari—pengguna kendaraan perlu mengisi bensin kendaraannya. Kalau kendaraan tak diisi bensin, ya, harus rela jalan sehat dorong motor.             Kondisi itu disebabkan oleh kenyataan bahwa masyarakat kita masih ogah untuk pindah ke transportasi umum macam angkot, bus, kereta, dan lain-lain. Alasan kepraktisan dan sarana yang belum mendukung jadi salah dua bentuk pembelannya. Untuk urusan ini, biarlah berlalu dulu. Enggak akan saya bahas di sini sekarang, kok.             Sebagai pengguna kendaraan—apalagi yang sehari-hari beraktivitas menggunakan kendaraan—beli bensin tiap hari itu memang sedikit mencolek isi dompet. Biaya perawat...

Flexing Hubungan di Sosial Media; Perlukah?

Image
  Sumber: Celebrities.id Sekuat apapun badai yang menerjang sebuah pohon, kalau akar pohonnya tertancap di perut bumi, ya enggak akan ada hal buruk terjadi.             Bagi orang yang kasmaran, semua hal yang dijalani dalam hidup—apalagi menjalaninya bareng doi—akan terasa spesial, sangat spesial. Dari mulai jalan bareng, anter-jemput, sampe di- chat doi, “semangat, ya, hari ini! <3” rasanya terbang ke angkasa bareng Angling Darma. Tiap hari bawaannya senyam-senyum, enggak sabar buat cepet-cepet ketemu doi. Setuju. Aku pernah mengalaminya juga.             Ketika ada di dalam hubungan, rasanya semua bakal terasa istimewa dan berkesan; rasa sedih, jauh-jauh, deh!             Namanya manusia, selalu punya naluri untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, termasuk kebahagiaan dalam hubungan. Dopamin yang berleb...

Semua Akan “Hati-Hati di Jalan” pada Akhirnya (2)

Image
  Sumber: Popbela.com (2) Singkatnya, buat apa kamu jauh-jauh mencari ke ujung dunia kalau yang kamu cari sebenarnya ada di depan matamu .             Dalam bahasa Indonesia, ada satu peribahasa yang berbunyi, “asam di gunung garam di laut bertemu dalam satu belanga”. Kalau kata Tulus, “ku kira kita asam dan garam dan kita bertemu di belanga”. Maknanya, ya, sama aja: jodoh seseorang bisa berasal dari mana aja, sekalipun berasal dari tempat yang jauh. Peribahasa di atas menggambarkan kalau asam yang ada di gunung bisa bertemu dengan garam yang ada di laut sekalipun. Pertemuan itu tentu ada mediumnya, yaitu belanga atau kuali dari tanah yang digunakan untuk merebus sayur-sayuran.             Kisah manusia juga sama. Seringkali kita dipertemukan dengan seseorang yang berasal dari daerah yang belum pernah dikenal sebelumnya. Pertemuan itu terkadang membuat kita merasa nya...

Semua Akan “Hati-Hati di Jalan” pada Akhirnya

Image
                                                                        Sumber: popbela.com (1) Perjalanan membawamu bertemu denganku, ku bertemu kamu~             “Hati-hati di jalan” adalah kalimat yang sering diucapkan kepada seseorang yang hendak bepergian. Kalimat ini, ya, artinya harapan dan pengingat. Harapan semoga orang yang diberi ucapan ini selamat sampai tujuan. Pengingat semoga orang yang diberi ucapan senantiasa berhati-hati dalam perjalanan.             Perjalanan yang dimaksud di kalimat “hati-hati di jalan” enggak melulu punya makna denotasi yang berarti bepergian dari satu tempat ke tempat yang lain. Lebi...

Perempuan Niaga

(3/45363)          Angin dari utara menembus masuk di antara belantara gedung dan memecah keheningan, menerpa pohon beringin. Batang pohon itu berayun dipermainkan angin dan daunnya segera berjatuhan. Matahari perlahan bergeser ke arah barat disusul gerombolan awan yang ingin cepat beranjak.             Di belakang sebuah gedung, terhampar taman bunga yang menjalar di atas deretan bongkahan batu pualam yang dialasi keramik putih. Tiangnya terbuat dari harapan orang yang lalu lalang mengharap ilham. Di depan setiap bongkahan batu pualam terdapat sebuah meja bundar. Lingkarannya nampak rapi dan halus.               Salah satu meja menopang sebuah nampan plastik, lengkap dengan isinya; kue. Kue itu masih hangat, pertanda belum lama dikeluarkan dari oven. Kue itu juga masih bundar, pertanda belum ada benda apapun atau siapapun yang mengambilnya ba...

Perempuan yang Dermawan

(2/45363)             Setelah perkenalan yang singkat dan mengherankan itu, kamu jadi bagian yang memberi warna dalam hidup ini. Aku dan kamu memang tidak setiap hari bersua. Waktu seakan enggan merestui pertemuan kita. Karena waktu sadar, bila aku dan kamu bertemu, ia kerap kita lupakan.             Semua pertemuan yang terjadi antara aku dan kamu selalu digerakkan oleh sesuatu yang bersifat intelek. Tak pernah terjadi pertemuan yang hanya sekadar tegur sapa atau memandang langit jingga yang muncul selepas hujan berjatuhan di taman. Selalu ada napas intelektualitas yang mendasari pertemuan aku dan kamu. Kalau bukan soal politik, ya soal bagaimana masa depan pendidikan di negeri ini. Aku hanya berusaha menyimak dengan baik saat bibirmu mengucap kata-kata yang mengandung semangat perjuangan. Menyimak adalah cara paling sederhana untuk menjadi pendengar yang baik.  ...

Perempuan yang Mengendalikan Dunia

(1/45363) Barangkali memang benar adanya bahwa semesta telah mengatur sedemikian rupa perihal apa yang terjadi. Manusia—termasuk kita—hanya bisa mengikuti skenario yang dibuat semesta. Sama halnya dengan aku dan kamu, yang tampaknya memang jadi salah satu scene dalam skenario yang dibuat semesta. Pertemuan aku dan kamu memang tidak diusahakan. Tidak juga diharapkan sebelumnya—barangkali. Tetapi entah mengapa, alam sepertinya memberi sasmita pada semua elemen dalam hidup sehingga aku dan kamu akhirnya bertemu. Semula kami—barangkali suatu saat aku bisa memanggilnya kita—adalah orang asing dari dunia yang berbeda. Kamu dengan duniamu sendiri sedangkan aku dengan dunia yang sedang kubagi dengan orang lain. Tentu itu tak menjadi alasan. Sebab bersama siapapun dunia kubagi di kemudian hari, aku dan kamu tetap saling mengenal, bahkan menjadi semakin dekat. Satu ketika kita bertemu dalam sebuah ruangan. Dindingnya terbuat dari batu berwarna hitam legam. Seseorang tak bisa menengok ke ...